Yukata dan Kimono 「浴衣と着物」

tumblr_m5xvq2hgdT1qgrypy

Sejarah Kimono :

Kimono (着物) adalah pakaian tradisional Jepang. Arti harfiah kimono adalah baju atau sesuatu yang dikenakan (ki berarti pakai, dan mono berarti barang).

Pada zaman sekarang, kimono berbentuk seperti huruf “T”, mirip mantel berlengan panjang dan berkerah. Panjang kimono dibuat hingga kepergelangan kaki. Wanita mengenakan kimono berbentuk baju terusan, sementara pria mengenakan kimono berbentuk setelan. Kerah bagian kanan harus berada di bawah kerah bagian kiri. Sabuk kain yang disebut obi dililitkan di bagian perut/pinggang, dan diikat di bagian punggung. Alas kaki sewaktu mengenakan kimono adalah zori atau geta.

Kimono sekarang ini lebih sering dikenakan wanita pada kesempatan istimewa. Wanita yang belum menikah mengenakan sejenis kimono yang disebut furisode. Ciri khas furisode adalah lengan yang lebarnya hampir menyentuh lantai. Perempuan yang genap berusia 20 tahun mengenakan furisode untuk menghadiri seijin shiki. Pria mengenakan kimono pada pesta pernikahan, upacara minum teh, dan acara formal lainnya. Ketika tampil di luar arena sumo, pesumo profesional diharuskan mengenakan kimono. Anak-anak mengenakan kimono ketika menghadiri perayaan Shichi-go-san. Selain itu, kimono dikenakan pekerja bidang industri jasa dan pariwisata, pelayan wanita rumah makan tradisional (ryotei) dan pegawai penginapan tradisional (ryokan).

Pakaian pengantin wanita tradisional Jepang (hanayome ishō) terdiri dari furisode dan uchikake (mantel yang dikenakan di atas furisode).Furisode untuk pengantin wanita berbeda dari furisode untuk wanita muda yang belum menikah. Bahan untuk furisode pengantin diberi motif yang dipercaya mengundang keberuntungan, seperti gambar burung jenjang. Warna furisode pengantin juga lebih cerah dibandingkanfurisode biasa. Shiromuku adalah sebutan untuk baju pengantin wanita tradisional berupa furisode berwarna putih bersih dengan motif tenunan yang juga berwarna putih.

[sumberhttp://id.wikipedia.org/wiki/Kimono ]

uniqlo_yukata02

Sejarah Yukata :

Istilah yukata berasal dari kata yukatabira (浴衣帷子). Mulanya katabira dipakai untuk menyebut sehelai kimono dari kain rami. Walaupun tidak lagi dibuat dari kain rami, pakaian seperti itu tetap disebut katabira. Kimono kain rami dipakai sebagai pakaian sewaktu mandi berendam, namun akhirnya berubah fungsi sebagai pakaian sesudah mandi. Ketika rumah-rumah di Jepang belum memiliki kamar mandi, yukata dipakai orang untuk pergi ke pemandian umum.

Dalam kamus Wamyo Ruijusho dari pertengahan zaman Heian, yukatabira (湯帷子) dijelaskan sebagai pakaian yang dikenakan sewaktu mandi berendam. Ketika itu, orang mandi sambil memakai yukatabira di pemandian umum, dan dipakai untuk mengelap keringat, sekaligus menutupi ketelanjangan dari orang lain. Bahan yukatabira adalah kain rami yang cepat kering kalau diperas.

Sejak sekitar zaman Azuchi-Momoyama, yukatabira dipakai orang sebagai pakaian sesudah mandi, untuk menyerap basah seusai mandi. Kalangan rakyat zaman Edo sangat menyenangi yukatabira hingga disingkat sebagai yukata. Ketika itu, yukata bukanlah pakaian sopan yang dipakai untuk bertemu dengan orang lain, melainkan hanya pakaian tidur.

Berbeda dari kimono jenis lainnya, menjahit yukata sangat mudah. Yukata memiliki pola yang sangat sederhana, dan dijahit tanpa kain pelapis di bagian pinggul atau pundak. Hingga seusai Perang Dunia II, cara menjahit yukata diajarkan kepada murid perempuan sekolah menengah umum di Jepang.

Berdasarkan pengalaman saya tentang yukata, karena saya masuk dalam klub odori yang jika setiap latihan bersama Ai sensei harus menggunakan yukata, jadi saya sedikit banyak tahu cara menggunakan yukata. Jika menggunakan kimono, bagian kirinya harus diatas, karena jika kanannya yang berada diatas itu akan menunjukkan bahwa kita sedang berduka atau ada kematian. Dan hal itu harus saat diperhatikan saat mengenakan yukata, karena jika salah akan sangat fatal.

Advertisements

Saya … dan Polyvore :D

Test, test .. fix gue cantik banget, test … *dilempar bakiak*

Halooooohhh .. ketemu lagi kita~ huhuhuhu~ *ketawa jaim* Sebelumnya, gue mau nanya, apa di sini ada yang tau soal ‘Polyvore’ ?? Itu tuh, web fashion yang nyediain fasilitas buat kita memadu-padankan *bahasanyaaaaaa -___-* mula dari baju, sepatu, tas, kacamata, syal, de el el .. sesuai selera kita (?). Ada yang tahu ?? *celingukan* *sodorin mic*

Oke, kalo ada yang belom tau, sini saya kasi tau (?)

Polyvore itu adalah sebuah web fashion yang isinya barang-barang bermerk yang muahalll mulai dari tas, baju, sepatu, de el el seperti yang  gue bilangin diatas *jangan nyariin keatas genteng* Jadi disitu kita bisa nyiptain berbagai kreasi kita, dan mungkin kita di sini kayak lagi kerja di sebuah majalah fashion kali ya, jadi tuh kita cocok-cocokkin semua. Ut yang mau nyoba, silahkan buka www.polyvore.com

Dari awal gue maein polyvore itu mungkin sekitar awal tahun kali ya, lupa juga. Dan pertamanya emang ga ngerti, tapi lama-lama gue lancar-lancar aja tuh nyocokkin baju, tas dan semacamnya sesuai mood dan feeling *untuk yang terakhir, jangan dipercaya*. Mainan (?) polyvore init uh bikin ketagihan tau, dan dari situ kalian yang tadinya ga begitu tau tentang fashion yang lagi booming, pelan-pelan jadi ngerti loh~ Gue gitu soalnya *pasang muka serius*, dan mungkin karena gue waktu kecil pernah punya cita-cita buat jadi fashion designer , jadi sampe sekarang hobi bbanget maennan ginian (?) bahkan pernah sampe minta bantuan dari mama buat milih model yang cocok xD

Dan sekarang, gue jadi tau apa-apa aja sepatu, tas, dan baju bermerk, yah .. seengganya nambah-nambah pengetahuan gue tentang fashion lah ya~ Oia, di polyvore itu katanya juga bisa beli item yang kalian suka loh! Rencananya sih, kalo gue udah bisa mempersuami (?) Siwon Super Junior, mungkin gue bakal belilah itu lima atau sepuluh pasang sepatu Christian Louboutin, ples tas Hermes dua belas biji~  *sirik ? gak suka? Ngayal aja sendiri :P*

Oia, ini contoh polyvore set buatan gueh … bagus gak? *backsound : ENGGA~* lari* *nangis dibawah puun jamblang*

Christian Louboutin shoes (my fave)

Christian Louboutin shoes (my fave)