Washi Ningyo 「和紙人形」

Image
 
Sejarah :
Selain bunga Sakura dan Gunung Fuji, Jepang dikenal teguh dalam memelihara tradisi dan kebudayaan yang biasanya memliliki arti serta filosofi tersendiri. Satu satunya adalah tradisi kerajinan boneka kertas Jepang yang biasa disebut Washi Ningyo. Kegiatan ini ternyata dijadikan peluang usaha oleh perempuan Indonesia bernama Sri Indah Wahyuni.
 
Indah tertarik menekuni Washi Ningyo saat berkunjung ke Jepang bersama keluarga. Di sana, Indah langsung dikenalkan pada guru kerajinan boneka kertas. Dia diajarkan membuat berbagai macam boneka. Indah menuturkan, Washi Ningyo berasal dari kata Wa yang berarti Jepang dan Shi, kertas. Sedangkan Ning artinya orang dan Yo adalah bentuk. Bila disatukan menjadi “bentuk orang dari kertas.”
 
Kerajinan Washi Ningyo menggunakan kertas khusus. Bahan lain yang dibutuhkan membuat Washi Ningyo adalah sterofoam, kawat, dan kertas krep. Satu boneka bisa diselesaikan Indah dalam waktu 30 menit selesai. Tapi yang pasti, kerajinan ini membutuhkan ketelitian, kesabaran, dan ketekunan tingkat tinggi. Uniknya, kerajinan ini baik untuk kesehatan dan mencegah kepikunan.
  Setiap boneka yang dibuat memiliki makna masing-masing. Misalnya, Hinasama yang dikeluarkan saat perayaan anak putri.